Daya Tarik merapi memang tidak diragukan lagi. Meksipun gunung ini salah satu gunung yang masih aktif dan sesekali mengeluarkan awan panas justru menambah daya tarik tersendiri. Potensi alamnya yang indah dapat dimanfaatkan sebagai objek wisata. Gunung Merapi yang hingga saat ini masih aktif menerima pendaki ini pun memiliki segudang wisata dan rumah makan di lerengnya. Cuaca yang dingin dan sejuk yang pas untuk ngopi di gunung tentunya. Warung Kopi Merapi, berada di lereng gunung dengan view puncak gunung langsung. Suasananya yang sejuk, tempatnya yang luas cocok dijadikan tempat untuk bersantai sambil menikmati kopi dan gorengan panas. Dulu awal nama warung ini adalah Kedai Kopi Petung namun karena berjalannya waktu warung kopi ini dikenal sebagai Warung Kopi Merapi. Berdiri sejak tahun 2010 setelah terjadinya erupsi Gunung Merapi yang menyebabkan kebun kopi warga rusak. Sehingga warga berinisiatif menggerakkan usaha diketuai oleh Pak Sumijo, dan warung kopi ini masih aktif hingga sekarang. Bahkan pengunjung terus mengalami kenaikkan. Karena tempatnya yang sejuk dan alami, serta instagramable tentunya.

            Warung Kopi Merapi ini juga membantu warga sekitar dengan mengolah hasil perkebunan kopi mereka, sehingga kopi yang dijual disini hasil kebun warga. Berdiri diatas sisa hasil erupsi gunung, dan memanfaatkan alam sebagai panorama alami. Kursi dan meja juga memanfaatkan batu-batu besar dari gunung memberikan kesan unik. Bangunan yang dijadikan tempat kedai pun juga berarsitektur tradisional. Pengolahan kopi masih menerapkan cara tradisional, hal ini untuk mempertahankan cita rasa dari kopi. Dibandrol dari hari 6000an hingga 10000an sudah dapat menikmati kopi sambil dengan view yang indah. Buka dari pukul 08.00 pagi hingga 02.30 dini hari warung kopi ini menjadi salah satu ikon pariwisata di Jogja. Meskipun kopi menjadi brand, namun warung ini juga menawarkan minuman tradisional lainnya. Makanan yang dijual pun juga ala angkringan kota Jogja. Untuk dapat sampai di lokasi ini dari Kota Jogja hanya dengan waktu tempuh 30menit saja. Jalanannya juga mudah untuk ditemukan.

            Wisata lain yang cukup dekat dengan Warung Kopi Merapi ada sekitar 350 meter akan menemukan Stonehenge Merapi yang mirip dengan bangunan di Inggris. Berfoto-foto disini dengan pemandangan alam dan jika beruntung tidak mendung, background puncak gunung bisa didapatkan. Disekitar Warung Kopi Merapi banyak tempat wisata yang dapat dikunjungi, seperti The Lost World Castle atau Museum Mini Sisa Hartaku. Di Museum Mini Sisa Hartaku terdapat sisa-sisa benda warga atau bangunan dari erupsi gunung. Tiket masuk gratis dan hanya dengan membayar biaya parkir sudah dapat belajar apa yang sudah terjadi dengan Gunung Merapi. Museum yang bertempat di rumah hasil keganasan erupsi gunung ini dapat mempelajari beberapa dari sisa hasil erupsi. Dengan melihat koleksi dari museum ini sudah bisa membayangkan bagaimana ganasnya erupsi Gunung Merapi 2010 silam.